WhatsApp Sekarang

5 Software Untuk Penggunaan Checklist Kontraktor

Dalam proyek konstruksi, checklist kontraktor memegang peranan penting untuk memastikan setiap pekerjaan dilakukan sesuai standar, jadwal, dan spesifikasi teknis. Sayangnya, checklist manual sering menimbulkan masalah seperti data tercecer, keterlambatan laporan, hingga miskomunikasi antara tim lapangan dan kantor.

Solusinya adalah menggunakan software checklist kontraktor berbasis digital yang memudahkan monitoring dan dokumentasi proyek secara real-time.

Berikut ini adalah 5 software terbaik untuk penggunaan checklist kontraktor yang pantut dipertimbangkan.

1. Manpro.id

Manpro.id adalah software manajemen proyek kontruksi buatan Indonesia yang dirancang khusus untuk kebutuhan kontraktor Indonesia.

Salah satu fitur unggulannya adalah checklist digital yang fleksibel dan mudah disesuaikan dengan berbagai jenis proyek.

Fitur Checklist di Aplikasi Manpro.id:

  • Checklist proyek bisa dibuat sesuai SOP Organisasi dan tahapan pekerjaan.
  • Monitoring progres checklist secara real-time.
  • Dapat diakses menggunaan web dan mobile.
  • Terintegrasi dengan laporan proyek dan dokumentasi lapangan.
  • Interface sederhana dan mudah digunakan untuk tim lapangan.

Dengan Manpro.id, kontraktor dapat memastikan setiap pekerjaan lapangan sudah diperiksa/direview, disetujui, dan terdokumentasi dengan baik.

Aplikasi Checklist Manpro.id cocok untuk kontraktor gedung, sipil, hingga proyek skala kecil hingga menengah.

Kenapa Manpro.id Lebih Unggul untuk Kontraktor Indonesia?

  • Dibuat khusus untuk kebutuhan proyek di Indonesia.
  • Bisa menggunakan Bahasa Indonesia & mudah dipahami oleh tim lapangan.
  • Fleksibel untuk berbagai jenis proyek.
  • Harga lebih terjangkau.

2. Procore

Procore merupakan software konstruksi global yang cukup populer, terutama untuk proyek skala besar. Aplikasi ini menyediakan fitur checklist dan inspeksi yang terintegrasi dengan manajemen kualitas dan keselamatan.

Kelebihan Procore:

  • Cocok untuk proyek kompleks dan multinasional

  • Checklist inspeksi yang terstruktur

  • Integrasi dengan berbagai modul konstruksi lainnya

Namun, bagi kontraktor lokal atau proyek menengah, Procore bisa terasa cukup kompleks untuk kontraktor lokal dan harga relatif lebih tinggi.

3. PlanGrid (Autodesk Build)

 

PlanGrid, yang kini menjadi bagian dari Autodesk Build, memungkinkan kontraktor membuat checklist langsung di atas gambar proyek (drawing).

Fitur unggulan:

  • Checklist berbasis gambar dan lokasi

  • Dokumentasi lapangan yang rapi

  • Cocok untuk koordinasi antara tim lapangan dan kantor

Aplikasi ini sangat membantu untuk memastikan item checklist sesuai dengan kondisi aktual di lapangan. Namun, aplikasi ini memiliki biaya lisensi yang tinggi.

4. Fieldwire

Fieldwire fokus pada kemudahan penggunaan checklist dan task management untuk tim lapangan.

Kelebihan Fieldwire:

  • Checklist dan task list yang simpel.

  • Bisa digunakan secara offline.

  • Cocok untuk pengawas lapangan dan mandor.

Fieldwire sering digunakan untuk memastikan pekerjaan harian dan punch list terselesaikan tepat waktu.

5. Buldertrend

Buildertrend banyak digunakan oleh kontraktor perumahan dan renovasi. Selain checklist, software ini juga mendukung penjadwalan dan komunikasi dengan klien.

Fitur utama:

  • Checklist pekerjaan konstruksi.

  • Pelaporan progres proyek.

  • Dokumentasi foto dan catatan lapangan.

Buildertrend cocok untuk kontraktor yang ingin menggabungkan checklist dengan manajemen klien.

Kelola Checklist Proyek Lebih Mudah dengan Manpro.id

Jangan biarkan checklist proyek Anda berantakan dan sulit dipantau. Dengan Manpro.id, Anda bisa:

  • Mengontrol kualitas pekerjaan

  • Mempercepat laporan proyek

  • Mengurangi kesalahan di lapangan

  • Meningkatkan profesionalisme perusahaan

Mulai Sekarang!

Coba Demo Gratis Manpro.id
Daftar Sekarang & Kelola Checklist Proyek Secara Digital

Kunjungi: https://manpro.id

Scroll to Top